# ...SukA kATa & cRIta..

“Ya Allah, tegurlah aku dengan kasihmu jika aku lalai karena suatu hal, juga lakukan itu kpd orang lain. karena Engkau adalah sebaik-baik Penegur makluk Mu, ampunilah kami yang telah berputus asa, mungkin juga sombong. Jadikan aku senantiasa bermanfaat bagi orang lain, kalaupun hanya untuk membuatnya tersenyum.."

http://youtu.be/GGtKxbu7vLI

Minggu, 23 Januari 2011

# Andai ku Gayus si dewa akal bulus jayus....


11 Maret
Diriku masuk penjara
Awal ku menjalani
Proses masa tahanan

Hidup di penjara
Sangat berat kurasakan
Badanku kurus
Karena beban pikiran

Kita orang yang lemah
Tak punya daya apa-apa
Tak bisa berbuat banyak
Seperti para koruptor

Andai Ku Gayus Tambunan
Yang bisa bisa pergi ke Bali
Semua keinginannya
Pasti bisa terpenuhi

Lucunya di negeri ini
Hukuman bisa dibeli
Kita orang yang lemah
Pasrah akan keadaan

7 Oktober
kubebas dari penjara
Menghirup udara segar
Lepaskan penderitaan

Wahai saudara
Dan para sahabatku
Lakukan yang terbaik
Jangan engkau salah arah

Andai Ku Gayus Tambunan
Yang bisa bisa pergi ke Bali
Semua keinginannya
Pasti bisa terpenuhi

Lucunya di negeri ini
Hukuman bisa dibeli
Kita orang yang lemah
Pasrah akan keadaan

Biarlah semua menjadi kenangan
Kenangan yang pahit
dalam hidup ini

Andai Ku Gayus Tambunan
Yang bisa bisa pergi ke Bali
Semua keinginannya
Pasti bisa terpenuhi

Lucunya di negeri ini
Hukuman bisa dibeli
Kita orang yang lemah
Pasrah akan keadaan ................. :))

Sabtu, 22 Januari 2011

#..DOA UNTUK PALESTINA....




"Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara,
Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara,
Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara,...

turunkan para Malaikatmu untuk membantu para Mujahidin di Gaza dan Seluruh Palestina,
sebagaimana telah kau turunkan ribuan Malaikat di Badar, di Khandaq dan di Tabuk.
Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara,
ringankanlah penderitaan saudara-saudara kami di Gaza,
kuatkanlah terus generasi baru dari antara anak-anak mereka,
menjadi generasi yang akan membawa kami pada kejayaan Islam lewat Jihad fii Sabiilillah.

Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara,
janganlah Kau biarkan kami termasuk orang-orang yang berpangku tangan melihat kezaliman atas saudara-saudara kami.
Daftarkan nama-nama kami dalam daftar panjang para Mujahidin Mukhlisin dan para Syuhada yang menjemput Syurga-Mu.
Jangan Kau biarkan dunia yang hina ini melingkupi kehidupan kami sampai lupa pada Negeri Akhirat-Mu.

Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara,
anugerahkan kepada kami kesabaran memegang teguh agama-Mu dan wafatkan kami dalam keadaan Muslim.", Amin Ya Rabilalamin...

# MATI SYAHID DEMI PALESTINA....



#....Al-Syahid Ibrahim Ahmad
MATI SYAHID DEMI PALESTINA

Ummat, Palestina ; Ibrahim Ahmad Ibrahim Abu Nar, Abu Husen dilahirkan tanggal 12/04/1977 di kamp militer Nazaret, ia baru berumur 30 tahun. Didik dalam keluarga yang taat beragama kalaupun kehidupan ekonominya memprihatinkan.
Pendidikanya di mulai di tingkat TK milik organisasi kemanusiaan. Kemudian ia melanjutkan sekolahnya ke sekolah khusus bagi para pengungsi dan berhasil memperoleh nilai rata-rata 8. Ia dikenal oleh teman-temanya sebagai pribadi yang sholeh berakhlaq mulia. Ia disukai oleh teman-temanya.

Lalu ia melanjutkan sekolah menengah umum (SMU) di sekolah Kholid bin Walid. Semasa di SMU ia sudah ikut berbagai kegiatan Hamas dan ikut dalam organisasi Mahasiswa Islam. Namun kegiatan belajarnya berhenti karena ia ditangkap oleh serdadu Israel ketika berusia 15 tahun.

SYUHADA YANG SAYANG IBUNDA
Dalam suasana peperangan, ia kerap mengantar ibunya ke Yordania mengobati sakit jantungnya sambil mengendap endap tengah malam. Mereka berjalan kaki hingga 4 jam lamanya, jika mereka tiba dirumah tepat subuih maka mereka langsung ke mesjid sebelum kerumah.
.
JIHAD
Setelah bergerilya tanpa organisasi , maka pertengahan tahun 2002 ia pun bergabung di Al-Qossam tahun 2002 yang mayoritas terdiri dari orang muda militan. Karena kelihaiannya dimedan tempur kemudian Ia ditempatkan di bagian teknik pembuatan bom tangan. Kemudian dipindahkan menjadi teknisi pembuat roket jenis ringan serta ranjau darat. Lalu ia dipindahkan lagi menjadi komandan lapangan Al-Qossam.Keberhasilan para syuhada menggempur Israel dikawasan Natsarem dan menggempur menara pengintaian Israel dan penyebaran ranjau ranjau darat di jalan Al-Behr, wilayah Al-Faruq dan Shalahuddin. Selain menjadi sniper ia pun selalu melengkapi tubuhnya dengan bom.

Jumat 16 Juni 2007 lalu,pkl. 20.00 an ia bersiap merangsek masuk pengungsian Palestina ditepi Gaza karena disinyalir akan dikuasai pasukan kudeta yang dibacking Israel , ia pun bersama syuhada lainnya bergegas berjalan kaki dimalam buta, tubuhnya telah dibalut beberapa bom. Tengah malam buta ia berhadapan dengan pasukan kudeta yang bersenjata lengkap, beberapa sahabatnya tewas dan luka-luka. Ia tidak bergeming, terus maju hingga batas terdekat. Ia pun berhasil membunuh beberapa musuh, namun dalam kegelapan itu ia berhambur menghampiri musuh yang tersisa. Ia pun mati syahid dengan meledakan bom ditunuhnya tepat diantara musuhnya.

KELUARGA SYUHADA
Setelah pasukan Al-Qossam berhasil menguasai keadaan dan menangkap para perusuh kudeta. Dan setelah diadakan pemeriksaan terhadap seluruh pasukan kudeta serta pengakuanya atas aksi penembakan itu, Brigade Al-Qossam memerintahkan agar pelaku penembakan terhadap Al-Syahid Ibrahim dihukum Qishash (hukum pembalasan, "hutang nyawa dibayar nyawa". Dalam kasus pembunuhan hukum qisas memberikan hak kepada keluarga korban untuk meminta hukuman mati kepada pembunuh)

Ketika orang-orang berkumpul untuk menyaksikan pengadilan Qishash, maka dihadirkanlah sang pembunuh Ibrahim. Ia datang dengan membawa kain kafan, tampak di muka raut ketakutan akan kematianya yang akan segera menjemputnya. Namun keluarga Ibrahim tidak minta apapun, mereka memaafkannya. Mereka hanya minta gantinya dari Allah subhana wata’ala. Subhanallah, Allahu Akbar

Kamis, 20 Januari 2011

# NURDIN M TOP SI DEWA BOM KAgUMI MARSHANDA


# Hmmm, bro n sista,---

Kita semua masih ingat bagaimana periode Juli 2009 lalu semua anak bangsa dibelalakan dengan 2 (dua) kisah yang berbeda tentang Noordin M Top, yang pertama – pernyataannya via blog (blogspot) terkait aksi pengeboman di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton. Noordin mengakui itu memang aksinya. Di blog Noordin menuliskan,al; "......Ini adalah keterangan resmi dari Tandzim Al Qo'idah Indonesia untuk ummat Islam dengan Amaliyat Jihadiyah Istisyhadiyah di Hotel JW. MARRIOT Jakarta, pada hari Jumat pagi, tanggal 17 juli 2009 M./24 Rojab 1430 H," tulis Noordin M Top setelah aksi pengeboman di dua hotel di Mega Kuningan tersebut.

Untuk membaca lebih lengkap pernyataan tanggung jawab Noordin M Top via blog tersebut, anda bisa mengunjungi blognya yang beralamat di : http://bushro2.blogspot.com/, http://mediaislam-bushro.blogspot.com/
Tidak diketahui pasti apakah tulisan ini benar dari Noordin M Top atau tidak, dan sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Indonesia atau pun Mabes Polri terkait tulisan Noordin M Top di internet tersebut

Dari sosoknya yang terlihat sejuk namun buas karena gemar ‘membunuh’ sesama, Noordin Mohammad Top teroris kelas dunia dan merupakan buronan terbesar negeri ini karena mengebom hotel J.W Marriot dan Ritz Charlton, dsb lalu ini kelahiran Kluang, Johor, Malaysia, 11 Agustus 1968 , yang tewas disergap Tim Densus 88 lalu di Jebres, Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia,( 17 September 2009 ) terdapat juga sisi humannya, dia tidak malu , kalaupun berusia 41 tahun. Sempat berkirim surat kepada artis muda multi-talen kita, Andriani Marshanda (Caca) waktu lalu . Artis muda kelahiran Jakarta, 10 Agustus 1989;
Heboh.

Marshanda yang lagi nangis dicari disana dan disini.

Dan di keremangan malam, Bang Noordin menorehkan tinta. Menulis surat.

Untuk Marshanda. Dek Chacha terchintha.

“Abang akhirnya bisa nemu warnet, Dek. Abang liat video Adek. Ngomongin Abang. Iya kan? Video ‘For Ex Boyfriend’ itu buat Abang kan, Dek?”

“Adek, Abang masih hidup. Ndak usah Adek bersedih begitu.”

“Yasudahlah, cinta kita memang harus berakhir. Abang tau Adek dendam pada Abang. Tapi Abang memang harus punya banyak istri, Dek. Demi cita-cita Abang, Dek..”


“Tentang Adinda Mutiara Sabila, kalo Adek memang masih marah, kirim saja alamatnya, Dek. Abang bisa suruh anak buah bantu pasang sekerat dua kerat bom di rumah temen SD Adek itu.”

“Dan tentang Muhammad Dafi Widodo, kok Adek ndak pernah cerita sih? Kalo ada lelaki yang pernah meng-insult Adek (eh, insult itu apa tho Dek, artinya?), biar Abang yang turun tangan sendiri.. Kalo perlu nanti eksekusinya Abang panggil tayangan eksklusip dari tipi-tipi terkemuka itu, Dek..”

“Adek, kemaren Abang dikejar-kejar Densus. Abang sembunyi di ladang jagung. Ah. Serasa ada rambut Adek dimana-mana..”

“Abang juga minta satu hal kepada Adek. Adek sebaiknya pura-pura sakit. Atau gila. Biar Adek ndak diperiksa polisi. Abang ndak mau Adek dikarungin lalu disetrum-setrum sama polisi. Janji ya, Dek..”

“Salam peluk cinta.”

“Dari calon pengantin bidadari. Bang Noor.”

Lembar kertas diamati.

Dikecup. Dilipat.

Dan dimasukkan amplop.

Menunggu dikirim.

......................................... (*)_(*)

Selasa, 18 Januari 2011

# BUNG KARNO VS ISRAEL...!!



Dari waktu ke waktu kita terus menyaksikan kebiadaban Israel terhadap rakyat Palestina. Pesawat-pesawat tempur, moncong-moncong meriam dan senjata-senjata berat menewaskan banyak penduduk sipil tidak berdosa. Tapi, gempuran-gempuran ini tidak dapat mematahkan semangat para pejuang Palestina yang sejak lama siap mati syahid. Karenanya, Bung Karno yang selalu membela perjuangan bangsa-bangsa tertindas, dikenal sangat gigih membela perjuangan rakyat Palestina.Tak terhitung berapa korban yg tewas, namun sbg gambaran saat thbn.2010 lalu , telah lebih 1.000 orang yg tewas....

Dulu,ketika di Jakarta diselenggarakan Asian Games 1962 BUNG KARNO secara tegas menolak kehadiran kontingen Israel. Jakarta terpaksa harus menghadapi konsekuensi dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) yang menarik diri sebagai pelindung AG IV. Bahkan, IOC melarang benderanya dikibarkan di Jakarta. Puncaknya, Indonesia keluar IOC. Setahun kemudian, Indonesia menyelenggarakan Ganefo (Games of the New Emerging Forces) di Jakarta, yang sukses besar dan dihadiri 48 negara.

Sebelumnya (1957), ketika kesebelasan PSSI lolos di zona Asia dan tinggal menghadapi Israel untuk ikut ke Piala Dunia, Indonesia menolak untuk main di Jakarta atau di Tel Aviv. Indonesia hanya mau bermain di tempat netral, tanpa lagu kebangsaan. Tapi persatuan sepak bola dunia (FIFA) menolak usul RI. Akibatnya Indonesia terhambat ke Piala Dunia. Ketika Indonesia keluar dari PBB pada 7 Januari 1964, salah satu alasan Bung Karno adalah, “Dengan menguntungkan Israel dan merugikan negara Arab (termasuk Palestina), PBB nyata-nyata menguntungkan imperialisme dan merugikan kemerdekaan bangsa-bangsa.” Bung Karno yang menuduh PBB merupakan kepanjangan tangan AS dan sekutunya, menamakan PBB lebih jelek dari mimbar omong kosong.

Apa yang dikemukakan presiden pertama RI 40 tahun lalu kini jadi kenyataan. Ketika terjadi agresi Israel ke Palestina saat ini, PBB hanya menyerukan agar Israel menarik diri dari Palestina. Dan ketika seruan ini tidak digubris Israel, PBB bungkam seribu bahasa. Tapi, badan dunia ini bukan saja memberikan dukungan kepada AS untuk menyerang Irak, malah melakukan embargo ekonomi dan perdagangan terhadap Irak sejak 1991. Tanpa mempedulikan akibat embargonya ini, ratusan ribu warga Irak termasuk anak-anak meninggal dunia akibat kekurangan gizi. Seperti juga di Irak, PBB tidak peduli ketika pasukan-pasukan AS atas restunya menyerang Afghanistan, banyak warga sipil tidak berdosa yang jadi korban.

Dewasa ini, AS dalam upaya yang mereka sebut memerangi teroris, tidak segan-segan menghukum negara-negara yang tidak disenanginya. Bung Karno sendiri telah mengkonstatasi adanya ancaman semacam ini. “Kaum imperialis,” kata Bung Karno, “paling suka menyebut dirinya ‘beradab’. Mereka paling suka menganggap kita-kita ini ‘biadab’, sehingga mereka harus datang dengan pasukan-pasukannya untuk mengajarkan ‘peradaban’ kepada kita. Dalam mengajarkan ‘peradabatan’ kepada kita, mereka tidak sayang harta dan tidak sayang benda.

Dan jika kita ‘membandel’ maka dibomnya kita: di bomnya Maluku, Kamboja, Laos, dan Kuba. Pada saat ini, rupanya yang paling ‘membandel’ bangsa Vietnam. Sehingga bangsa ini setiap hari, setiap menit, dan setiap detik dihujani bom oleh pembawa ‘misi suci’ dari Washington. Kalau ‘misi suci’ itu gagal total, sudah tentu yang salah, katanya, ya kaum ‘biadab’ itu.” Menurut Bung Karno, “Kaum imperialis tidak akan pernah memperkenankan kemerdekaan tipe Sukarno, Norodom Sihanouk (Kamboja), Mao Tse Tung (RRC), Boumedienne (Aljazair), Jamal Abdel Nasser (Mesir), dan Nkrumah (Ghana).” Mereka hanya ‘merestui kemerdekaan’ orang-orang yang bisa diatur dan mau menjadi anteknya. Apa yang dinyatakan Bung Karno itu, setidak-tidaknya terlihat dari upaya AS dan Inggris untuk menjatuhkan Presiden Saddam Hussein.

Tidak peduli rakyat Irak masih menyenanginya. Bahkan, Presiden Bush menyebut Iran, Irak, dan Korea Utara karena tidak mau tunduk dengan AS, sebagai poros kejahatan yang harus diperangi. Mengenai politik ‘persetan dengan bantuan Amerika Serikat’ (go to hell with your aid), yang sering dikumandangkan Bung Karno, seperti yang dijelaskannya sendiri, ‘bukan berarti Indonesia menolak bantuan AS. “Tapi ia tidak mau kalau bantuan itu disertai syarat-syarat hingga AS dapat mendikte Indonesia. Apa yang dikemukakan Bung Karno itu, kini jadi kenyataan.

Ketika Israel saat ini menyerang Palestina secara brutal, banyak negara Arab bungkam. Paling-paling hanya mengutuk, karena mereka tahu siapa yang berada di belakang negara Yahudi ini. Hingga tidak heran, kalau demo-demo anti Israel juga ditujukan ke kedubes-kedubes Arab di Jakarta meminta agar mereka juga membantu perjuangan saudaranya, rakyat Palestina (Berbagai sumber)

# semua ttg PALESTINA...!!





Presiden Otoritas Nasional Palestina (bahasa Arab:رئيس السلطة الوطنية الفلسطينية) adalah posisi politik tertinggi (setara dengan kepala negara) dalam Otoritas Nasional Palestina (ONP).

Presiden mengangkat Perdana Menteri Otoritas Nasional Palestina dari Dewan Legislatif Palestina, dan bersama-sama mereka berbagi kekuasaan.
Istilah Arab Ra'is atau Ro'is (رئيس) dapat diterjemahkan sebagai "presiden" atau "ketua". Karena status Palestina sebagai suatu entitas politik kontroversial, penggunaan istilah "Presiden" untuk menyebut pemimpin pemerintah Palestina juga kontroversial bagi sebagian orang, karena hal itu dapat menyiratkan pengakuan terhadap kedaulatan negaranya. Penggunaan istilah "Ketua" juga kontroversial karena alasan yang sebaliknya -- penggunaannya dapat menyiratkan penyangkalan terhadap aspirasi Palestina untuk menjadi suatu negara yang berdaulat. [1]

Istilah bahasa Arab digunakan dalam teks bahasa Inggris Perjanjian Sementara Israel-Palestina 1995 tentang Tepi Barat dan Jalur Gaza [2], bagian dari persetujuan Oslo yang membentuk ONP. Pada praktiknya, bila merujuk kepada ra'is dalam dokumen-dokumen dan pernyataan-pernyataan bahasa Inggris, ONP menggunakan istilah "presiden", sementara Israel menggunakan "Ketua".

Amerika Serikat, dalam peranannya sebagai perantara perdamaian, menggunakan beberapa istilah sesuai dengan konteksnya. Siaran-siaran pers dari kedutaan besarnya di Israel merujuk kepada "Ketua" ONP; brifing pers di Washington menggunakan "presiden"; kedua-duanya kadang-kadang menghindari masalahnya dengan "pemimpin Palestina". Pers internasional berbahasa Inggris umumnya (tetapi tidak selalu) mengikuti istilah Palestina. Pers Israel merujuk kepada sang pemimpin dengan cara berbeda-beda dengan "ra'is", "presiden", "Ketua" atau dengan namanya saja.

Sebuah surat yang disampaikan dari Ketua Arafat kepada Perdana Menteri Israel Yitzhak Rabin sebagai bagian dari persetujuan Gaza-Yeriko menegaskan bahwa "Bila Ketua Arafat masuk ke Jalur Gaza dan wilayah Yeriko, ia akan menggunakan gelar 'Ketua (Ra'is dalam bahasa Arab) Otoritas Palestina' atau 'Ketua PLO', dan tidak akan menggunakan gelar 'Presiden Palestina.

Saat ini Presiden palestina dijabat Mahmoud Abbas (Arab: محمود عباس) (lahir di Safet, 26 Maret 1935; umur 75 tahun); umumnya dikenal kunya atau nom de guerre Abu Mazen (ابو مازن) adalah Presiden terpilih untuk Otoritas Nasional Palestina (PNA: Palestinian National Authority) pada 9 Januari 2005.

Abbas lahir dan dibesarkan di Safet. Setamat sekolah dasar di kota itu, ia hijrah ke Suriah setelah perang tahun 1948. Ia melanjutkan sekolah menengah dan perguruan tinggi di kota Damaskus. Setelah tamat dari jurusan hukum Universitas Damaskus, ia mendirikan lembaga Palestina pertama pada tahun 1954 di Suriah. Inilah awal mula karier politiknya.